Senin, 25 Maret 2019

Pembukaan S2 Ilmu Komunikasi Di Stisipol candradimuka Palembang


Pembukaan S2 Ilmu Komunikasi Stisipol candradimuka palembang

Hasil gambar untuk pembukaan s2 ilmu komunikasi di stisipol 

Sumsel – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka Palembang, resmi membuka program Pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Stisipol Candradimuka Palembang, Dr Lishapsari Prihatini, MSi, saat jumpa pers di Aula Stisipol Candradimuka Palembang, Sabtu (23/3).
“Keberadaan Magister Ilmu Komunikasi Stisipol ini menjadi solusi bagi para lulusan Ilmu Komunikasi, para profesional, dan pekerja di bidang komunikasi dan yang relevan (humas, penyiaran, pemasaran, pelaku politik, guru, dosen, dan lainnya) yang ingin melanjutkan pendidikan ke level lebih tinggi”, kata nya.

“Program S2 ini nantinya siap menghasilkan lulusan yang berkompeten dan mampu bersaing dalam skala Nasional maupun Internasional”, tambahnya.
Sementara itu, menurut Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Stisipol Candradimuka Palembang, Budi Santoso, M.Comn, menambahkan bahwa keunggulan dari program studi S2 Ilmu Komunikasi ini terletak pada konsentrasi program studi, dan biaya khusus baik yang membayar secara lunas maupun memakai sistem angsuran.
“Selain itu, mata kuliah disusun berdasarkan kebutuhan saat ini”, ujar Budi.
Mengenai pendaftaran, lanjutnya, setiap hari Senin hingga Sabtu pada pukul 08.30-17.00 Wib di kantor Admisi Program Studi S2 Ilmu Komunikasi Gedung A Kampus Stisipol Candradimuka, jalan Swadaya Sekip Ujung Palembang.
“Perkuliahan terdiri dari dua gelombang. Untuk gelombang pertama, dimulai September 2019. Sedangkan gelombang kedua pada Februari 2020. Waktu perkuliahan terdiri dari kelas Reguler pagi dan sore (setiap Rabu dan Kamis), serta kelas Non Reguler (setiap Sabtu pagi)”, pungkasnya.(Adri)

 ini sangat membantu kami yang lulusan dari ilmu komunikasi yang ingin melanjutkan ke jenjang leh lanjut lagi,tidak perluh jauh-jauh mencarinya karena di kampus yang kami cintai ini suda ada pasca sarjana ilmu komunikasinya.

Ide Cerita Film Si pahit Lidah

 Munculnya Ide Film Legenda Sih Pahit Lidah

Awaknya saya binggung ingin memilih ide cerita apa yang akan kami buat di tugas sinematografi tentang film legenda,dan saya bertanya kepada kakak saya (sambil cari di internet) apa benar sih pahit lidah ini berasal dari sumatra selatan,dan katanya iya benar dek, dan saya tertari untuk membuat cerita ini,
saya akan mendefinisikan apa itu sih pahit lidah.?
Hasil gambar untuk si pahit lidah adalah
Si Pahit Lidah adalah julukan untuk Serunting, seorang pangeran yang berasal dari Sumatra Selatan. Ia terkenal punya kesaktian yang tinggi, namun ternyata kesaktiannya bisa dikalahkan oleh adik iparnya, Aria Tebing. Keduanya bertikai memperebutkan cendawan emas yang tumbuh di perbatasan ladang mereka.dan dengan kesombongan dan irih hatinya tersebut serintung pergi bertapa di sebuah hutan dan setelah bertapa serunting ini mendapatkan kekuatan yang sangat ampuh, dengan apa yang ia bicarakan akan menyadi kenyataan,dengan inilah iya dikatakan Sih pahit lidah.

itulah yang membuat saya tertarik untuk menjadikanya film kami dan saya yakin dengan membuat film ini kami akan tampil beda.

Review film Cinemax/XXI di bulan maret.


REVIEW FILM DILAN 1991 (04/03/2019)


REVIEW FILM DILAN 1991
(SENIN, 04 MARET 2019 , CGV Palembang Trade Center)


Di mata Milea, Dilan termasuk orang yang cerdas dan pintar di kelasnya, buktinya dia selalu mendapatkan ranking satu atau dua. Namun satu hal yang selalu membuat Milea cemas adalah bergabungnya Dilan dengan geng motor. Apalagi Dilan menjabat sebagai Panglima Perang.
Milea selalu cemas jika terjadi hal buruk yang menimpa Dilan karena geng motornya.Suatu malam, Milea pernah memergoki Dilan tawuran. Meski tawuran itu adalah aksi balas dendam Dilan demi Milea, Milea tetap tidak suka.
Dilan tak pernah kapok walaupun dia sempat dimasukkan ke penjara selama 1 minggu dhingga diusir oleh ayahnya.Keduanya jadi sering berdebat tentang masalah geng motor.Kecemasan selalu melanda hati Milea hingga ia merasa tidak nyaman lagi berpacaran dengan Dilan. Ia meminta putus.
Sejak peristiwa itu Dilan menjauh dari Milea. Kesedihan semakin melanda Milea. Ia sebenarnya masih mencintai Dilan.Waktu berlalu. Milea kembali ke Jakarta dan kuliah di sana. Sedangkan Dilan, ia melanjutkan pendidikan di Universitas ternama di Bandung.
Jarak membentang, namum cinta Milea masih sama: hanya untuk Dilan. Makin lama Dila menghilang, Milea berusaha untuk selalu menghubungi Dilan, akan tetapi keluarga Dilan sudah pindah rumah. Milea kehilangan jejak Dilan.


   begitulah sepenggal cerita/ synopsis film Dilan 1991 yang sedang booming dan sangat ditunggu oleh para anak-anak muda karena ceritanya dinilai romantic dan bikin baper (Bawak perasaan) . Film sebelumnya adalah film Dilan 1990 merupakan suatu film yang mendapatkan rating penonton terbanyak pada tahun lalu.
  Usai sukses meraup 6 juta lebih penonton pada Februari 2018 lalu, film Dilan 1990 mengeluarkan sekuel keduanya, Dilan 1991.Film yang diadaptasi dari Novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi Baiq itu bercerita soal jalinan asamara Dilan dan Milea setelah berpacaran.
  Kisah asamara Dilan dan Milea adalah kisah nyata yang terjadi di kota Bandung, 1990. Film Dilan 1991 mengambil sudut pandang dari Milea tentang sosok Dilan.
1.      Ide Cerita :
Dilan 1991 adalah sebuah film Indonesia tahun 2019 yang disutradarai oleh Fajar Bustomi dan Pidi Aldiano. Film tersebut adalah sekuel dari Dilan 1990. Film tersebut pertama tayang pada 28 Februari 2019 dalam "Hari Dilan" di Bandung, sebelum resmi tayang di seluruh Indonesia empat hari kemudian. Syutingnya digelar di Bandung pada November 2018. Film ini adalah sekuel dari Dilan 1990 yang tayang Januari 2018.
2. 
Kesimpulan Review Film : Film ini dibuat dengan tujuan untuk menghibur , walaupun film ini terinspirasi dari kisah nyata sungguhan dan diangkat dari Novel Karya Pidi baiq. Film ini menurut saya hanya bersifat untuk menghibur semata. Pesan moral yang ingin disampaikan pun menurut saya tidak ada, untuk pemerannya sendiri sangat masuk kedalam cerita yang disajikan. Tetapi untuk film ini sendiri tidak ada klimaks yang dapat membawa penonton terbawa emosi serta ending ceritanya yang masih gantung.

Screening film festival di bee coffeee

Rabu, 13 Februari 2019 , Mahasiswa-Mahasiswi STISIPOL CANDRADIMUKA jurusan Ilmu Komunikasi berantusias untuk datang ke Acara Re(Start) Film Screening Night  yang diadakan di Bee Coffe di jalan pangeran 15 ulu dekat dengan lokasi Jakabaring Palembang.
pemutaran film yang dilakukan oleh Arhan mahasiswa jurusan perfilman semester 2 Institut Kesenian Jakarta.
Arhan mengatakan bahwa pembuatan film ini berawal atas dasar tugas yang diberikan dari dosen kepada dirinya dan yang lebih mengejutkan lagi film ini memang belum sama sekali diberikan atau dikumpulkan kepada dosen tersebut tetapi sudah lebih dulu ditonton oleh mahasiswa STISIPOL dan komunitas lainnya yang ada di palembang.



Adapun film yang di tampilkan diantaranya :
 FANA
 EUNOIA
THIS COULD'VE BEEN A HAPPY ENDING
PEACE
IS THERE A CHANGE LEFT FOR HAPPINESS?
UKEK
LINGKARAN KECIL
LEGOWO
COLLIDING FEELINGS "MUSIC VIDEO".
 
Film ini berdurasi sekitar 5-10 menit dan Film yang paling menarik adalah film pendek yang berjudul Lingkaran Kecil yang bercerita tentang seseorang yang tidak memiliki teman akibat penyakit cacar.
Seru banget belajar sinematografi + Belajar jadi seorang sineas!