Kamis, 16 Mei 2019

BELAJAR MENG-AFRESIASI FILM

BELAJAR MENGAFRESIASI FILM
 
A.  APRESIASI VERSUS KRITIK FILM
Secara tegas, Marselli menegaskan perbedaan antara apresiasi film dengan kritik film. Apresiasi film menurutnya adalah sebuah bentuk ungkapan penghargaan terhadap sebuah karya film. Sehinggah siapapun yang mempunyai keinginan untuk memperoleh sebuah kenikmatan dari menonton film dianggap sudah punya niat untuk mengapresiasinya.
B. MENGKRITISI FILM
            Dalam memberikan penilaian yang utuh terhadap film yang dianggap sebagai sebuah proses untuk mengritisi film, Marselli mengemukakan sebuah pendekattan yang, mempertanyakan tema, mempertanyakan unsur-unsur , sehubungan dengan maksud sutradara, setelah itu perlu dilakukan evaluasi obyektif, dan sebagai manusia.
C. MENGAPRESIASI FILM
 
            Dalam hubunganya dengan film sebagai salah satu bentuk audio visual, mengapresiasi sebuah film mengandung sejumlah pengertian yaitu memahami, menikmati dan menghargai. Tiga kata ini merupakan kata yang tak bisa dipisahkan satu sama lain.
D. TAHAPAN MENGAPRESIASI FILM
            Pemahaman, didalam tahap ini, penonton berusaha melibatkan emosi dan pikiranya untuk memahami ide cerita ada di dalam sebuah film .
            Penikmatan, Tahap kedua apresiasi film adalah saat penonton berusaha memahami dan menghargai behid the scene dari sebiuah film .
            Penghargaan, Tahap penhargaan ini terjadi ketika penonton membuat relasi antara pengalaman yang menjadirilusi realitas dalam film dengan pengalaman kehidupan yang real dihadapinya.
           
E. HAMBATAN DALAM MENGAPRESIASI FILM
            Dalam melakukan apresiasi film biasnay muncul beberapa hambatan yang menghalangi penonton untuk melakuakn apresiasi, diantaranya adalah :
1. adanya kecendrungan untuk memilih jenis film tertentu.
2. Terlalu merespons salah satu bagian dari sebuah film dan kurang memperhatikan secara seksama bagian yang lain sehingga tidak bisa mengapresiasi film secara utuh.
3. Adanya overestimate terhadap film,
4. Kondisi psikologis saat penonton seperti ketika sedang sedih atau terlampau gembira terkadang juga mempengaruhi mood menonton dan mengapresiasi film .
5. Adanya gangguan dari luar diri penonton.
            Meskipun terdapat berbagai hambatan seperti yang telah diuraikan diatas, sebenarnya terdapat beberapa kiat untuk mengatasinya yaitu sebagai berikut :
1. Sebagai penonton sebaiknya bersikap obyektif.
2. Menikmati sebuah film sama halnya dengan menikmati sebuah karya.
3. sedapat mungkin ciptakan suasana yang kondusif.
4. Menonton dan menonton adalah latihan yang terbaik untuk memberikan peningkatan atas kemampuan diri sendiri untuk terus mengapresiasi film.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar