Senin, 25 Maret 2019

Seminar Elshinta di Stisipol candradimuka

 

 SEMINAR BROADCASTING RADIO ELSHINTA & TALKSHOW INTERAKTIF BERSAMA GENPI SUMSEL



SEMINAR BROADCASTING RADIO BERSAMA RADIO ELSHINTA NEWS AND TALK DAN TALKSHOW INTERAKTIF BERSAMA GENPI SUMSEL

Selasa, 12 Februari 2019 – Seminar Yang bertajuk “BROADCASTING RADIO DAN TALKSHOW INTERAKTIF BERSAMA GENPI SUMSEL DAN ELSHINTA RADIO NEWS AND TALK” yang diadakan di Aula Ismail Djalili Stisipol Candradimuka Palembang berlangsung sangat meriah dan sangat mengedukasi.
Sekitar Jam 09.00 Ruangan Aula Ismail Djalili sudah padat dipenuhi dengan mahasiswa/I yang sangat antusias mendaftarkan diri sebagai peserta seminar maupun peserta lomba pada saat itu. Tak terkecuali saya yang bertugas sebagai MC (Master Of Ceremony) pada hari itu.
Sebelum acara dimulai saya mendapatkan arahan terlebih dahulu dari salah satu seorang anchor di radio elshinta . Sedikit Informasi radio elshinta merupakan satu-satunya radio yang hanya menyiarkan berita/informasi saja selama 24 jam dan tanpa ada unsure music didalamnya. Selain itu radio Elshinta juga telah memenangkan sebagai salah satu Radio dengan Program unggulan terbaik pada Hari Pers Nasional 2019  di Surabaya Jawa Timur.
Radio elshinta sendiri terletak di berbagai kota besar salah satunya di Palembang yang berada di jalan Urip Sumoharjo No.8

Berbicara mengenai broadcasting radio seminar tersebut mendatangkan berbagai narasumber seperti Kak Anggun Prosmadarti dan juga Mas Heris Anshor yang dikenal sebagai Pemenang Pembaca berita radio KPID SUMSEL Award 2018. Dengan membahas tema mengenai broadcasting radio mas haris berpesan jika ingin menjadi seorang anchor yang bagus tentunya tidak harus selalu memiliki suara yang bagus tetapi harus berpedoman kepada 3 hal yang penting yakni :
1.       Artikulasi yang jelas pada saat penyampaian  informasi
2.       Intonasi yang bagus
3.     Informasi yang disampaikan berpegang pada UUD tentang penyiaran berita dan berita yang dipilih tidak boleh berita yang mengandung unsure hoax.

S  Sedangkan untuk Talkshow Interaktif pada hari itu disiarkan secara langsung oelh radio elshinta mengenai Genpi Sumsel yang informasinya langsung diberikan oleh Sumarni Bayu Anita , S.Sos, M.A selaku ketua umum Genpi Sumsel . kutipan kalimat yang saya ingat pada saat itu “Dunia Pariwisata sangat berkembang pada saat sekarang dan untuk mempromosikannya jangan menyia-nyiakan kemjauan teknologi yang ada. Cukup dengan mengambil foto di tempat pariwisata ulpload jangan lupa sertakan  hashtag itulah satu langkah untuk mmengenalkan dunia pariwisata kepada masyarakat luas.


      Untuk akhir acara sendiri saya dipandu dengan Kak Purwa karna selain Seminar dan Talkshow acara ini juga mengadakan games dengan berbagai hadiah menarik dari berbagai sponsor seperti Aston Hotel Palembang, The 101 Hotel Palembang, Equatore Rooftop CafĂ©, Inez Kosmetik dan juga Tropical Garden Spa.
     Seru banget deh! Ga nyesel dan ga buang-buang waktu ngikutin acara ini selain dapet ilmu daoet hadiah lagi. Ditunggu banget nih acara seminar selanjutnya.

Tahapan Paska Produksi :Menyutradarai gambar

 

 TAHAP PASKA PRODUKSI : MENYUTRADARAI GAMBAR



TAHAP PASKA PRODUKSI : MENYUTRADARAI GAMBAR

A.      TAHAPAN PASKA PRODUKSI
Tahap paska produksi yang secara umum sering disebut dengan tahap editing ini merupakan tahap akhir yang dilakukan setelah selesai shooting atau pengambilan gambar dengan unsure suara maupun visual lainnya.
Editing adalah pekerjaan memotong-motong dan merangkai (menyambung) potongan-potongan gambar sehingga menjadi film berita yang utuh dan dapat dimengerti. Post production atau disebut juga bagian editing, merupakan bagian yang akan mensortir hasil-hasil shooting, baik drama maupun non-drama.
Didalam dunia broadcasting terdapat  tiga langkah utama, yaitu editing offline, editing online, dan mixing :
  1. Editing offline
Setelah shooting selesai, script boy/girl membuat logging, yatiu mencatat kembali semua hasil shooting berdasarkan catatan shooting dan gambar. Di dalam logging time code (nomor kode yang berupa digit frame, detik, menit, dan jam dimunculkan dalam gambar) dan hasil pengambilan setiap shoot dicatat. Kemudian berdasarkan catatan itu sutradara akan membuat editing kasar yang disebut editing offline. Sesudah editing kasar ini jadi, reporter membuat naskah yang dilengkapi dengan uraian narasi, timecode, dan bagaian-bagian yang perlu diisi dengan ilustrasi musik.
  1. Editing online
Berdasarkan naskah editing, editor mengedit hasil shooting asli. Sambungan-sambungan setiap shoot dan adegan (scene) dibuat tepat berdasarkan catatan time-code dalam naskah editing. Demikian pula sound asli dimasukkan dengan level yang seimbang dan sempurna. Setelah editing online ini siap, proses berlanjut dengan mixing.
  1. Mixing (pencampuran gambar dengan suara)
Narasi yang sudah direkam dan ilustrasi musik yang juga sudah direkam, dimasukkan ke dalam pita hasil editing online sesuai dengan petunjuk atau ketentuan yang tertulis dalam naskah editing. Keseimbangan antara sound effect, suara asli, suara narasi dan musik harus dibuat sedemikian rupa sehingga tidak saling mengganggu dan terdengar jelas.
A.     JENIS-JENIS EDITING
Editing Kontinuitas 
Editing kontinuitas disebut juga dengan continuity cutting yang digunakan untuk menyambungkan potongan video agar berkesinambungan. Sehingga dari hasil penyambungan ini menghasilan shot satu dengan shot yang lain, menjadi sebuah cerita, pesan kepada penonton. Meskipun penyambungan ini bukan bagian dari shot sebelumnya, selama video sudah berdasarkan skrip.

Editing Kompilasi

Editing kompilasi disebut juga dengan compilation cutting. Editing video ini sering digunakan untuk film berita sampai film documenter, survei, laporan, suvei dan analisa dokumentasi. Video-video perjalanan juga sering menggunakan editing compilasi. Pada dasarnya, editing compilasi digunakan untuk jenis video yang bersifat snapshot. Dimana pengambilan video ini menitikberatkan untuk memberikan informasi visual dan menyenangkan.

EDITING KONTINUITAS DAN KOMPILASI

Continuity and compilation istilah umumnya. Editing ini digunakan untuk jenis film-film cerita. Video film pada dasarnya menggunakan editing kontinuitas dapat kamu gunakan, juga menggunakan editing kompilasi juga dapat digunakan. Jadi, semisal kamu memiliki longshot introduksi dan terdapat sekuen editing yang melibatkan waktu dan ruang yang berkesinambungan, kamu dapat memberikan impresi. Impresi adalah terjadi komunikasi film yang diputar dengan penonton. Impresi itu semacam bumbu agar penonton ikut merasakan emosi si pemain atau video yang sedang diputar.
B.TRANSISI DALAM EDITING
Cut
Transisi jenis ini merupakan transisi secara tajam antara satu gambar ke gambar lainnya. Transisi dengan cut ini terjadi secara langsung antar obyek. Sementara itu cut merupakan transisi yang paling sering digunakan dalam proses editing. Adapun fungsi dan juga kegunaan dari cut sendiri adalah untuk menggambarkan detail dari suatu obyek, meningkatkan atau menurunkan irama kejadian, transisi yang berhubungan dengan perubahan tempat dan waktu serta transisi yang melibatkan aksi yang berkesinambungan.  Selain itu cut ini juga sesuai untuk video yang bertemakan perjuangan, semangat yang sedang bergairah.
Cara melakukan transisi dengan cut ini juga cukup mudah yaitu tinggal memilih gambar yang ingin dipindah lalu di cut dan ditempatkan pada durasi yang diinginkan. Saat melakukan cut kita harus memperhatikan letak pemotongan agar tidak merusak kualitas video. Jenis cut sendiri terbagi sebagai berikut.
  • Straight Cut
Straight Cut merupakan jenis transisi cut yang mana shot A digantikan dengan shot B tanpa ada interupsi sebelumnya seperti pergantian suasana dari siang ke petang, dan lain sebagainya.
  • Match Cut
Match cut merupakan jenis penggabungan dua shot dengan ketentuan obyek memiliki ukuran dan besar yang sama.
  • Jump Cut
Jump cut yaitu pergantingan shot yang tidak berkesinambungan yang diakibatkan karena perbedaan antara shot pertama dengan shot kedua. Misalnya lompatan shot dari adegan dirumah yang kemudian menampilkan adengan suasana di pantai, pegunungan atau yang lainnya. Penggunaan cut ini sangat sesuai untuk video yang bertemakan keceriaan, kesenangan, antusiasme, dan semangat juang yang tinggi.

Dissolve
Perpindahan dengan dissolve terjadi secara berangsur-angsur dengan cara bagian akhir dari gambar pertama perlahan-lahan tercampur dengan gambar berikutnya. Setelah itu gambar kedua terlihat semakin jelas. Perpindahan jenis dissolve in biasa digunakan untuk menjembatani shot action, saat pergantian tempat dan waktu, dan penunjuk hubungan antara dua shot.
Fade
Fade merupakan jenis transisi yang dilakukan pada awal atau akhir sebuah adegan melalui sebuah blank. Fade sendiri dibedakan menjadi dua jenis yaitu fade in dan fade out.
  • Fade In
Fade in adalah perubahan dari gelap ke terang yanga mana diawali dengan sebuah kedaan gelap kemudian muncul gambar dalam keadaan normal kemudian berangsur-angsur berada pada kondisi normal.
  • Fade Out
Sementara itu, fade out adalah kebalikan dari kondisi fade In, yang mana gambar bertransisi dari kondisi terang ke keadaan gelap hingga gambar tersebut berubah dalam kondisi normal.

Wipe

Transisi dengan wipe merupakan transisi dimana satu gambar tergantikan oleh gambar lain seolah-olah gambar yang pertama terdorong keluar oleh gambar kedua hingga sepenuhnya gambar kedualah yang muncul di layar.  Wipe sendiri menggunakan efek sapuan yang tajam sehingga shot selanjutnya bisa menggantikan shot yang pertama. Pergantian dengan wape ini biasanya digunakan untuk mengawali sebuah adegan dalam cerita, mengisyarat perbedaan waktu, dan perubahan tempat. Program-program acara yang sangat menguntungkan bila menggunakan pergantian gambar secara wipe diantaranya adalah program musik, dan cerita musikal.
Wipe sendiri dilakukan dengan beberapa bentuk yang terdiri dari wipe kanan ke kiri, wipe kiri ke kanan, wipe atas ke bawah, wipe bawah ke atas, dan wipe bentuk yang makin mengecil. Sementara jenis wipe yang masih sering digunakan adalah Invisible wipe yang biasa digunakan ketika terjadi perpindahan lokasi atau adegan.
Sound Transision
Selain transisi gambar, editing bisa dibantu oelh transisi suara yang berupa music,narasi, atau penggalan kata dalam dialog
Super Impose
Yaitu menggabungkan 2 gambar menjadi satu dengan memberikan prosentase yang baik untuk gambar pertama maupun gambar kedua yang bisa jadi tidak sama tergantung kesan yang akan ditimbulkan
Matte Key
Menggabungkan 2 gambar menjadi satu dengan membuat kunci pada satu gambar seperti contoh pertama gambar dibuat sebagai lingkaran dengan gambar yang blur atau kurang jelas sedangkan gambar kedua ditaruh ditengahnya.
Chroma Key
Menggabungkan 2 gambar dengan menggunakan background warna biru, hijau, hitam atau merah dengan cara memberikan background warna tersebut pada gambar pertama yang digabungkan dengan gambar kedua sebagai background sehingga hasilnya adalah subyek pada gambar pertama sudah tergabung satu dengan background yang ada pada gambar kedua.

Tahapan Produksi Bermain Dengan Kamera

 

TAHAP PRODUKSI : BERMAIN DENGAN KAMERA


Gambar terkait

Ada 3 tipe produksi diantaranya adalah sebagai berikut :

      1.    TIPE PRODUKSI

o      Single System Production 

Proses produksi film atau video dimana yang diambil hanya gambarnya saja atau video nya saja. Untuk tipe ini pengambilan suara biasanya dilakukan kemudian biasanya menggunakan sistem  dubbing yang biasanya dilakukan dalam sebuah studio audio.

o      Double System Production

Proses produksi film atau video dimana yang diambil adalah gambarnya saja atau videonya sekaligus dengan audio nya. Untuk tipe produksi ini yang perlu dipersiapkan adalah penyiapan mikropon yang digunakan sebagai alat bantu pengambilan suara disesuaikan dengan jenis dan adegan suara yang mau diambil.


     2.    FRAME CUTTING POINT

a.       Extreme Close        : Shot detail suatu obyek
b.       Big Close Up          : shot sangat dekat
c.       Close Up                 : Shot dekat
d.       Medium Close Up  : Shot agak dekat
e.       Medium Shot          : Shot agak dekat sekitar ½  subyek
f.        Knee Shot               : Shot tiga seperempat
g.       Full Shot                 : Shot objek secara penuh
h.       Long Shot               : shot jauh untuk menangkap objek secara keseluruhan
i.        Extreme Long          : shot sangat jauh yang memperlihatkan subjek lebih kecil dari   background nya


3.    GERAKAN KAMERA

  • Panning
Panning adalah gerakan kamera secara horizontal (posisi kamera tetap di tempat) dari kiri ke kanan atau sebaliknya.

Pan right : gerak kamera mendatar dari kiri ke kanan.

Pan left : gerak kamera mendatar dari kanan ke kiri.

  • Tilting

Tilting adalah gerakan kamera secara vertikal (posisi kamera tetap di tempat) dari atas ke bawah atau sebaliknya.

Tilt up              : gerak kamera secara vertikal dari bawah ke atas.

Tilt down         : gerak kamera secara vertikal dari atas ke bawah.

  • Tracking

Track adalah gerakan kamera mendekati atau menjauhi obyek.

Track in : gerak kamera mendekati obyek

Track out : gerak kamera menjauhi obyek

  • Sudut Pengambilan Gambar

High Angle (Bird eye view)
Posisi kamera lebih tinggi dari obyek yang diambil.

Normal Angle 
Posisi kamera sejajar dengan ketinggian mata obyek yang diambil.

Low Angle (Frog eye view)
Posisi kamera lebih rendah dari obyek yang diambil.

Obyektive Kamera
Tehnik pengambilan di mana kamera menyajikan sesuai dengan kenyataannya.

Subyektive Kamera
Tehnik pengambilan di mana kamera berusaha melibatkan penonton dalam peristiwa. Seolah-olah lensa kamera sebagai mata si penonton atau salah satu pelaku dalam adegan.

Sabtu, 23 Maret 2019

Tahap Perencanaan Produksi


 A.Scheduling
merupakan jadwal seluruh tahap yang akan dikerjakan dalam sebuah produksi yang dimulai dari pra produksi,hinggan paska produksi.pembuatan jadwal ini sangat penting untuk bisa menghasilkan produksi secara tepat waktu sehingga pemborosan biaya yang sering terjadi saat produksi molor dari jadwal bisa dihindari.






Hasil gambar untuk contoh schedule pembuatan film

B.Budgeting
pembuatan rencana anggaran sangat diperlukan untuk memperkirakan seluruh biaya yang akan digunakan dalam produksi secara keseluruhan.dalam pembuatan biaya produksi ini terdapat dua jenis orientasi anggaran yaitu financial oriented dan quality oriented.
financial oriented yaitu jika perencanaan biaya produksi didasarkan dan berpatok pada jumlah dana yang tersedia.sehingga mau tidak mau seluruh komponen biaya produksi yang ada akan menyesuaikan dengan segalah keterbatasan yang ada.
quality oriented yaitu perencanaan biaya produksi didasarkan atas tercapainya kualitas maksimal dari sebuah hasil produksi film.

C.Location Hunting
pembuatan daftar lokasi ini sangat diperlukan untuk shooting terutama untuk menentukan aquiptment yang akan digunakan seperti property,set,kamera,lighting,filter,maupun peralatan lain yang sangat bergantung padalokasi yang akan digunakan.

D.Equiptment Preparing
untuk mengantisipasi kebutuhan alat mendadak yang sangat merepoykan dalam sebuah produksi video/film,ndi dalam tahap pra produksi diperlukan penyusunan equipment list yang memuat seluruh peralatan yang akan digunakan pada saat ahooting.
dalam setiap pralatan yang dibutuhkan perlu dicantumkan adalah tipe,jumlah peralatan,dan kemungkinan untuk mengunakan peralatan sendiri maupun menyewah.

E.Set and property perparing
pembuatan set list yag meliputi bentuk dsn tempat dimana set akan dibangun disusun oleh set designer berdasarkan naska dan keinginan penata arstik,sutradara serta penata kamera.

F.Wardrobe and Make up preparing
persiapan baju atau kostum yang diperlukan agar sesuai dengan naska yang disusun oleh costume designer dengan memberi catatan dengan jenis baju ,alasan baju menyewah,baju arstis atau membuat baru bll.

G.Crew Assembling
 pembuatan teamwork yang baik tentu saja juga disertai dengan sistem pembagian kerja serta sistem pengajian yang jelas.

H.Adminitrasi/Surat-Menyurat/Ijin/Kontraksemua urusan adminitrasi yang berupa surat menyurat baik untuk keperluan menyewah peralatan ,meminta ijnin penggunaan lokasi tertentu, pembuatan kontrak untuk pekerja maupun tellent yang akan digunakan danadminitrasikeuangan dan pembuatan sebaiknya siarsipkan tugas yang berhubungan dengan clerical-type-task ini dilakukan produser dan sekretarisnya.

I.Pembuatan Shot List
pembuatan daftar shot gambar yang akan diambil sangat penting untuk mempelancar proses dhooting.

Tahapan Produksi Film


 Hasil gambar untuk produksi film

A.Tahapan Produksi Film

membuat atau memproduksi sebuah film adalah sebuah proses yang bertahap yang tidak bisah dipisahkan dari satu tahap ke tahap berikutnya, meskipun begitu ada tiga tahapan besar yang sebenarnya merupakan tahapan utama dalam membuat film yaitu: tahap pra produksi,tahap produksi dan tahap paska produksi.

B.Tahap Pra Produksi

tahap ini meliouti semua kegiatan yang harus dilakukan sebelum pengambilan gambar (shooting).ada beberapa faktor yang mempengaruhi persiapan yang harus dilakukan.
1.jenis film yang hendak dibuat.
2.tipe produser.

tahap pra produksi ini dapat dibagi menjadi.
1.Tahap perencanaan Produksi
tahap perencanaan produksi dimana semua pekerjaan substansial atau kreatif yang berhubungan dengan naskah dilakukan tahap demi tahap.tahap ini
a.ide
b.Sinofsis
c.Treatment
d.firs draft script/skenario
f.revised script
e.polish script
f.storyboard

C.Catatan Dalam mengembangkan ide Cerita

Baik tidaknya sebuah skrip/skenario bukan saja terletak bahasa yang indah tetapi juga pada kemampuanya untuk memvisualisasikan gambar yang akan di produksi.oleh karna itu penulis skenario harus telitih/jeli,berimajinasi tinggi,kreatif,punya pemahaman yang baik terhadap teknik atau bahasa film yang memadai.
oleh karna itu untuk membuat skrip/skenario yang baik diperlukan survey dan riset dokumentasi tentang bahan-bahan pendukung baik berasal dari literatur maupun sumber lain seperti foto,video atau film lain serta survey lokasi.

10 film favorit yang sering saya tonton.


 ini adalah 10 film favorit saya yang saya sendiri tidak perna bosan untuk menontonya sendiri.
 
 

Mamma Mia! Here We Go Again

Alasan saya suka sekali dengan film ini ada dua. Pertama karena ada lagu lagu lawas ABBA, tapi jalan cerita di film kedua ini jauh lebih menarik dibandingkan dengan film pertamanya yang adu duhh menurut saya. Kedua, munculnya Cher, yup Cher dengan lagu Fernando di film ini keren asliiii…Saya suka sekali bahkan gara gara Cher sang legenda itu saya jadinya beli soundtrack nya.


Mary Poppins Return

Sebagai film yang sekuel setelah berapa tahun coba… yup 54 tahun sejak film pertamanya. Tapi menurut saya peran Emily Blunt di film ini sangat total, benar benar gak ada perubahan sama yang dimainkan sama Julie Andrews. Mulai dari ceriwisnya, kemudian suaranya, plus jutek juteknya, lagu lagunya  persis sama yang dimainkan sama Andrews 54 tahun lalu.

The Favourite

Film yang diputar akhir tahun 2018 ini super sekali. Saya suka sekali dengan tema nya yang unik, yaitu perebutan kekuasaan politik tapi di balik layar. Hal ini lumrah kalau di Monarki, karena seorang raja atau ratu mempunyai kuasa untuk menentukan siapa yang dia sukai dan tidak disukai secara subjektif. Film ini mengingatkan saya dengan kisah Muhtesem Yuzyil di Turki, apalagi kisah perseteruan nya adalah antara para pelayan raja, dengan menggunakan sensualitas. Di samping kisah nya yang bisa saya katakan kontroversial, tapi film ini berhasil menjadi nominator Oscar 2019. Dan tidak tangung tanggung 3 pemeran utamanya masuk ke dalam kategori akting, dan tidak luput sang sutradara, dan juga filmnya yang menjadi nominasi film terbaik.

A Quiet Place

Tahun 2018 merupakan tahun nya Emily Blunt, karena dia bersinar banget apalagi setelah memainkan film ini. Saya tidak tahu ya mohon koreksi jika saya salah di film ini yang merupakan genre Horror, merupakan salah satu film Horror terbaik di 2018. Di genre horror sendiri ada beberapa sekuel dan prekuel yang cukup mengecewakan, tapi ini extraordinary. Konsep nya saja udah bikin merinding yaitu “Diam”. Saya berkesan sekali dengan advertising marketing nya yang memberikan pesan kepada setiap penonton jangan makan dengan suara keras di bioskop agar tidak tertangkap sama makhluk dari film ini,  hahaha lucu sekali kan.

A Star is Born

Film yang diperankan oleh sang penyanyi kontroversial yaitu Lady Gaga ini sukses mencuri hati saya. Sekilas saya pikir Lady Gaga bakal jadi kandidat Oscar yang sangat potensial, sebelumnya kita sudah melihat beberapa penyanyi yang pernah meraih Oscar, salah satunya adalah Cher kemudian Barbra Streissand, dan bisa jadi kan Gaga akan mengikuti jejak langkah mereka, karena sudah puluhan tahun saya rasa tidak ada lagi penyanyi yang berakting maksimal.  Secara cerita walaupun filmnya adalah film daur ulang di tahun 70 an tapi film ini sederhana dan Bradley Cooper sang sutradara begitu pandai membuat drama di film ini menjadi begitu nyata dan logis menurut saya.

Aquaman

Sukses dari genre horor dan sekarang dipercayakan sebagai sutradara sebuah film DC, James Wan memang inovatif. Menurut saya dia ini calon calon sutradara inovatif kalau di era 2000 an ada Christopher Nolan, kemudian di era 90 an ada Martin Scorsese, Steven Spielberg. Nah bisa jadi Wan udah masuk ke level ini, dulu dia percayakan megang Conjuring di era dimana horor sedang down banget kemudian booming kembali, nah sekarang dia dipercayakan megang DC dimana DC agak sedikit yah patah patah sayap lah, karena kemolekan Marvel. Namun dia berhasil, superb banget gambaran Atalantis, yang bahkan para pembaca komik DC sangat kagum dengan gambaran yang diberikan oleh Wan tersebut.

Ready Player One

Seperti kata dosen saya Virtual Reality is the biggest innovation in human life.. Dan bukunya Ernest Cline merupakan salah satu buku tentang Virtual Reality yang terbaik. Kemudian difilmkan oleh sutradara favorit saya yaitu Steven Spielberg. Walaupun secara kualitas film ini katanya down sekali, ratingnya di Rotten Tomatoes rendah sekali. Namun film ini menurut saya sudah bisa merepresentasikan yang ada di buku. Walaupun mungkin karena banyak perubahan yang dibuat oleh Spielberg, karena sepertinya Spielberg ingin menampilkan sesuatu yang fantastis padahal jika dia menginterpretasikan sesuai gambaran di buku saja sudah cukup keren menurut saya.
Avengers : Infinity War

Film yang terus terang saya tonton 5x ini, sebenarnya adalah salah satu film Marvel terbaik. Walaupun endingnya sedih tapi klimaks menurut saya. Ditambah muncul beragam teori, menjadikan brand film Marvel sangat kuat. Dengan meraup keuntungan $2,048 million ini menjadikan Marvel adalah salah satu universe yang tidak terkalahkan, walaupun ada beberapa pesaing di tahun yang sama seperti Star Wars dengan film Solo kemudian ada juga Fantastic Beast, tetap Marvel punya hati hampir di semua kalangan mulai dari generasi paling kecil sampai generasi paling tua. Apalagi sekarang mereka sudah mempunyai fans fanatic yang semakin memperkuat posisi mereka.
Semoga film selanjutnya di tahun 2019 yang tidak lama lagi akan keluar juga tidak kalah menariknya dibandingkan film ini di tahun 2018.


Bohemian Rhapsody

Queen memang adalah band rock yang paling fenomenal dan kontroversial ya. Bayangkan saja kebebasan berekspresi yang mereka lakukan ternyata berhasil menciptakan sebuah karya kreatif. Di film ini kita jadi tahu rupanya lagu “Bohemian Rhapsody” yang sangat melegenda itu melalui proses yang tidak mudah ya. Ada konflik, ada ego, ada juga perseteruan. Sang Sutradara juga sangat luar biasa membangun karakter dari Freddie di dalam Rami Malek. Ya mudah mudahan ini bisa menghantarkan Rami meraih Oscar tahun ini. Rami you are the Champion.
Black Panther

Tidak bisa dipungkiri memang ada banyak sekali film Marvel di tahun 2018. Namun yang berhasil mencuri perhatian baik komersial dan kritikus adalah film Black Panther. Apa ya, ini merupakan sebuah perpaduan antara film heroik dan juga budaya kalau bisa saya berargumentasi. Karena di satu sisi merupakan suatu hal baru kita bisa melihat sebuah negara yang tertutup seperti Wakanda, tapi ternyata di balik itu ini adalah negara paling makmur di dunia.

The Production Team : A Teamwork.


proses pembuatan film adalah proses yang melibatkan banyak orang dan merupakan pekerjaan teamwork yang membutuhkan kerjasama yang erat.
Hasil gambar untuk team

A.Produser's unit/unit Produser
unit prodeser yang biasanya dikordinasi oleh unit Executive produser ini mempunyai tuggas utama untuk mengelolah aspek finansial,bisnis,dan organisasi. secara bisnis unit ini berkewajiban mengelolah hubungan bisnis baik dengan pihak perdana maupun kemungkinan kerjasama bisnis dengan pihak lain.

di dalam unit produser terdapat beberapa personel dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, yaitu.

1.executive producer (prodecer eksekutif)
bertangungjawab mengelola dan menjadi decision maker dalam ketiga aspek yang menjadi tanggung jawab unit ini yaitu finansial,bisnil dan organisasional,

2.producer/line producer/ produser plaksana
dengan mengelolah proses produksi sehari-hari dari pembelian materai,pembayaran honor personil,pengambilan keputusan kreatif sepetti skenario,casting,editing dan pengaturan jadwal produksi.

3.producer manager /menajer produksi
bertangungjawab di seluruh tahapan produksi, ia mengurusi seluruh pekerjaan harian selama shooting terutama pengaturan jadwal.

4.unit manager
bertangungjawab atas produksi konsumsi,akomondasi ,transpotasipenyedian peralatan dan daftar gaji seluruh personil dalam tim produksi.

B. Director's unit /unit sutradara
bertanggungjawab atas proses kreatif dalam sebuah produksi film.unit ini memegang seluruh kendali dalam proses pemvisualisasian konsep yang terdapat dalam sekenario atau naskah ke dalam bentuk pita seluloid terutama pada saat pengambilan gambar.

di dalam unit sutradara terdapt beberapa personil terdiri dari :
1.director/sutradara
bertangung jawab atas seluruh keputusan yang berkaitan dengan visualisasi naska dari casting,pemilihan lokasi,pembuatan breakdown script,dan mengarahkan pemain sampai menentukan pemilihan gambar.

2.Asisten Sutradara
mengerjakan detail adminitrasi dan organisasi produksi selama syuting,melakukan koordinasi kerja antara crew .

3.casting director/casting coordinator/talent scout
melakukan pemilihat terhadap calon-calon pemainyang potensial

4.location scout/location coordinator
mencari,meneliti dan mengurus ijin lokasi yang akan digunakan

5.script clerk/pencatat skrip
merupakan tanggan kanan sutradara dalam pencatatan semua adegan baik pada saat pengambilan gambar baik di lapangan maupun studio.

6.acting coach /pembimbing acting
untuk melatih pemain seperti penari atau keografer

C,Script's unit/Unit Scrip
bertanggung jawab atas penulisan naska dari ide dasar hingga naska final.

D,Kameramen unit/Unit kameramen
bertanggung jawab atas transformasi atau visualisasi ide yang ada di dalam naska ke dalam bentuk audiovisual yang menyangkut pemilihan pembingkaian gambar atau frame cutting poit,gerakan kamera maupun angle kamera.

E.Desing Unit /unit artistik
 bertanggung jawab atas penatan artistik baik berupa set,property,costum,make up dalam sebuah produksi.
 
F.Sound's Unit/Unit Tata Suara
segenap aspek dakam perekaman dan pengaturan berbagai suara baik yang berupa dubbing atau pengambilan suara di studio,pengambilan suara langsung ,penggunaan atsmophere,penggunaan soundeffect,pengunaan ilustrasi musik dan elemen suara lainnya. 

G.Unit's Editor/Unit ditor
menata kembali gambar-gambar yang telah direkam agar sesuai dengan urutan yang ada dalam naskah, termaksud di sini selain menyatuhkan gambar untuk menjadi sebuah rangkaian gambar yang utuh .

H.Unit Produksi Lain
1.Developer
2.Examiner
3.Grader
4.JENE
5.Goes-For
6.Graphik designer/Animator
7.Visual effects